POLITIK

Nasihat Akbar Tandjung untuk Surya Paloh

Kabarnya Surya Paloh akan memimpin langsung DPP NasDem.

ddd
Jum'at, 30 November 2012, 06:25
Pendiri ormas Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh
Pendiri ormas Nasional Demokrat (Nasdem) Surya Paloh (VIVAnews/Anhar Rizki Affandi)

VIVAnews - Kabar yang menyebut Surya Paloh akan memimpin langsung DPP Partai NasDem dinilai politisi senior Partai Golkar Akbar Tandjung sebagai hal yang wajar. Menurut Akbar, setiap partai baru memang sangat terkait dengan figur.

"Artinya dia tidak mau separoh-separoh. Dia ingin betul-betul terlibat secara intens di dalam memimpin NasDem terutama dalam menghadapi agenda politik nasional Pemilu 2014," kata Akbar Tandjung.

Jika Surya Paloh jadi mengisi pucuk tertinggi partai, Akbar yakin akan ada pro kontra sehingga Paloh harus pandai-pandai menjelaskan kenapa terpanggil langsung memimpin partai tersebut.

Menurut Akbar, Paloh bisa menjelaskan secara rasional, objektif, dan sampai sejauh mana dia akan melibatkan diri dalam memimpin NasDem. "Kan bisa dikatakan apakah misalnya pada tahap awal partai ini saya harus langsung terlibat menghadapi agenda politik nasional yang akan menentukan survival partai," nasihat mantan Ketua Umum Partai Golkar ini.

Namun, Akbar mengingatkan, seandainya Paloh menjadi Ketua Umum DPP Partai NasDem, maka pengurus saat ini tidak boleh diabaikan begitu saja. Karena mereka sudah berhasil meloloskan NasDem sehingga bisa ikut Pemilu 2014. "Tentu perlu diperhatikan posisinya di mana mereka," ucapnya.

Atau, lanjut Akbar, untuk menghindari perpecahan di Partai NasDem, Paloh tidak perlu jadi ketua umum, namun bisa dengan menjabat semacam ketua dewan pembina, yang memiliki kewenangan-kewenangan tertentu, terutama kebijakan politik yang berdampak nasional.

"Seperti (almarhum) Gus Dur (di PKB) dulu juga kan secara intens ikut dan keputusan-keputusan partai juga harus dapat persetujuan atau konfirmasi dari beliau. Saya kira itu juga bisa jadi solusi," kata Akbar.

Apalagi, menurut Akbar, anak muda saat ini harus diberi peran dalam dunia perpolitikan. "Menurut saya, pada saat-saat ini anak muda sudah waktunya diberi peranan lebih besar agar mereka pada waktunya siap mengisi jabatan-jabatan politik," ujar dia.

Isu Surya Paloh akan mengambil alih pengurus Partai Nasdem dihembuskan Ketua Majelis Pertimbangan Ormas Nasional Demokrat Laksamana (Purn) Tedjo Edhy Purdjianto. Karena Patrice Rio Capella dan Ahmad Rofiq yang saat ini menjadi Ketua Umum dan Sekjen Nasdem hanya diberi mandat untuk membentuk partai.

Tapi, Rio dan Rofiq membantah pernyataan mantan KSAL itu. Surya Paloh juga sudah menegaskan tidak akan mengambil alih posisi ketua umum. "Untuk apa saya ambil alih? Saya kan yang dirikan partai ini kok," katanya. (ren)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
muhammad_aya
30/11/2012
BARISAN SAKIT HATI
Balas   • Laporkan
rheza_inal
30/11/2012
blom sukses aja sudah mulai cari kekuasaan bagaimana nanti klau benar2 berkuasa..????? ingat kami rakyat peduli karena komitmen...jaga itu !!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id