POLITIK

Mundur, Sultan Tetap Diusung Golkar Dampingi Ical

Itulah tekad Golkar DIY. Status bukan politisi tak menyurutkan langkah

ddd
Senin, 10 September 2012, 20:12
Sultan Hamengkubuwono X
Sultan Hamengkubuwono X (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Menyusul keluarnya Undang-undang Keistimewaan Yogyakarta, Sultan Hamengku Buwono X tak boleh lagi menjadi anggota partai politik. Golkar pun menyatakan bersiap mundur dari keanggotaan Partai Golkar.

Namun, meski tak lagi menjadi anggota parpol, Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar DIY tetap akan mengusung Sri Sultan sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi calon presiden Abrurizal Bakrie. "DPD Golkar DIY tetap akan mengusung nama Sri Sultan HB X sebagai cawapres mendampingi ketua umum kami yang dicalonkan sebagai calon presiden dari Partai Golkar," kata  Wakil Ketua DPD Golkar DIY bidang Kaderisasi, Janu Ismadi, Senin 10 September 2012

Menurutnya rencana mengusung Sultan sebagai calon pendamping Aburizal Bakrie sebagai pasangan capres/cawapres pada 2014 mendatang, jauh sebelum UUK DIY disahkan. Sehingga mundurnya Sultan dari Golkar, sesuai amanat UUK DIJ itu, tak menyurutkan langkah Golkar untuk tetap mengusung Ngarso Dalem.

"Untuk dicalonkan sebagai cawapres kan tidak harus menjadi angota partai. Dari birokrat atau akedemisi kan juga bisa," katanya.

Lebih lanjut Janu menyatakan mundurnya Sultan tak akan berpengaruh banyak terhadap perolehan suara Golkar pada pemilu mendatang. Sebab, dengan sikap partai yang legowo dengan pengunduran Sultan, justru menunjukkan jika Golkar tetap mengutamakan kepentingan rakyat.

"Saat beliau mengundurkan diri kami tidak nggondeli. Dengan itu masyarakat bisa menilai bahwa kami bekerja untuk rakyat," katanya. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
arif_
11/09/2012
harusnya itu Sri Sultan HB aja yg dicalonkan jadi presiden..
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog