POLITIK

Tifatul Sembiring Siap Mundur dari Kabinet

"Seandainya dikeluarkan, ya berhenti. Saya siap mundur," tegas mantan Presiden PKS itu.
Rabu, 11 April 2012
Oleh : AntiqueBobby Andalan (Bali)
Tifatul Sembiring

VIVAnews - Suhu ketegangan partai koalisi masih menghangat, pasca-keputusan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menolak kenaikan harga BBM yang direncanakan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Ketegangan itu berimbas kepada menteri Kabinet Indonesia Bersatu jilid II dari PKS, salah satunya adalah Tifatul Sembiring yang menjabat Menteri Komunikasi dan Informasi.

Tifatul mengaku, ia menyerahkan sepenuhnya jabatan menteri yang diembannya  kepada SBY, karena hal itu merupakan hak prerogatif Presiden.

"Itu hak prerogatif presiden dan hingga saat ini Presiden belum bicara apa-apa," kata Tifatul usai pembukaan Konvensi Publish Asia 2012 di Nusa Dua, Bali, Rabu 11 April 2012.

Kendati begitu, Tifatul secara tegas menyatakan bahwa dia siap mundur dari jabatan menteri. "Seandainya dikeluarkan, ya berhenti. Saya siap mundur," tegas mantan Presiden PKS itu.

Tifatul yakin bahwa partainya tidak dikeluarkan dari koalisi yang telah terjalin lama. Sebab, PKS sangat berkeringat menggerakkan roda pemerintahan dan mendulang suara untuk pemenangan SBY-Boediono pada Pemilu 2009.

"PKS sangat berkeringat memenangkan presiden dan wakil presiden pada pemilu lalu. Pemerintah ini memang harus berkoalisi. Tak mungkin menyelesaikan persoalan bangsa sendirian," tuturnya.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found