POLITIK

SMS Marzuki ke SBY Soal Nazar dan Demokrat

"Setiap anggota Dewan Pembina memiliki hak untuk menyarankan kepada Ketua Dewan Pembina."

ddd
Sabtu, 9 Juli 2011, 15:59
SBY diapit Marzuki Alie, Hadi Utomo, dan Anas Urbaningrum
SBY diapit Marzuki Alie, Hadi Utomo, dan Anas Urbaningrum (Antara/ Widodo S Jusuf)

VIVAnews - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie membenarkan telah mengirim pesan singkat (SMS) kepada Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono. Marzuki tidak menyangka, pesan singkat itu bisa bocor kepada media.

"Ya, saya kirim SMS ke Ketua Dewan Pembina dan tembusannya kepada anggota Dewan Pembina. Aneh urusan internal bisa beredar keluar," kata Marzuki dalam pesan tertulis kepada VIVAnews.com, Sabtu 9 Juli 2011.

Meski masih bertanya-tanya mengapa pesan singkat itu bisa bocor ke media, Marzuki tetap menjelaskan inti dari pesan kepada SBY itu. Menurut Marzuki, setiap anggota Dewan Pembina memiliki hak untuk menyarankan kepada Ketua Dewan Pembina.

"Itu mekanisme Partai," kata Marzuki. Dan Marzuki menegaskan, saran kepada SBY itu bukan untuk mendorong diselenggarakannya Kongres Luar Biasa untuk mengganti Anas Urbaningrum, sang Ketua Umum.

"Tindakan itu bukan untuk mendegradasi kepengurusan DPP/AU (Anas Urbaningrum). Tapi justru diperkuat dengan tindakan tegas Ketua Dewan Pembina, selaku Ketua Dewan Kehormatan untuk menindak siapapun yang melanggar perintah/Instruksi DPP," jelas Ketua DPR ini.

Bagi Marzuki, sikapnya itu justru untuk mengantisipasi agar tidak ada perang tanding antar kader Demokrat di media massa. "Padahal, sudah dilarang oleh DPP," tegasnya lagi.

Ini isi pesan singkat Marzuki Alie kepada SBY:

Yth Kawanbin/Bapak SBY,

Saya melaporkan, saat ini sdg berada di Rusia dlm rangka memenuhi und Parlemen Rusia. Malam ini banyak sekali sms yg masuk ttg Ruhut, Deny Kailimang, Amir syamsudin yg saling memojokkan dalam acara Jakarta Lawyers Club di TVone.

Saling serang antar pengurus partai bukan hanya kali ini tp sdh berkali-kalii. Kelihatannya manajemen partai sdh tdk efektif lagi, apapun perintah DPP sdh td ini masalah Leadership.

Memprihatinkan sekali, kita juga terkena imbas seolah tdk memperdulikan ttg kondisi partai. Sebenarnya saya sbg pribadi atau dalam kapasitas sbg wakawanbin tdk mau ikut2an dlm urusan yg melibatkan DPP PD secara operasional.

Namun kalau ini terus dibiarkan, setiap hari kita di degradasi oleh kita sendiri dengan provokasi media, kita akan menuju kehancuran. Mhn Kawanbin mengambil tindakan tegas utk menyelamatkan partai. (sj)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
freak2010
10/07/2011
ya sms model gini ....kirain isinya apaan .....kagak usah heran emang demokrat kagak bakalan dipilih lagi .....ck...ck..ck nyadar euii maling2 busuk ....kalian demokrat sudah hancur
Balas   • Laporkan
rakyat_kecil
10/07/2011
Itu mah semua org juga udah paham kalo PD lagi bermasalah berat karena kadernya ketahuan korupsi akhirnya merembet kemana-mana. Ternyata nazar ndak sendirian bermain, apalagi laporan PPATK makin beramaikan. Silahkan gontok2an rakyat seneng nontonnya koq.
Balas   • Laporkan
pacman
09/07/2011
Wkakakakakak... BANC1 di dandanin pake kebaya BIRU di kira'in gadis perawan ? Rasain luh pd k tipu !
Balas   • Laporkan
kora-kora kuya
09/07/2011
pemain papan atas masa kecolongan sms bocor.. kalah dong ama anak SMA yg lihai maen petak umpet sms nyari gebetan ..
Balas   • Laporkan
oemboe
09/07/2011
paling2 dia sendiri yg bocorkan ke media buat pengalihan isu.......
Balas   • Laporkan
cahangon
09/07/2011
MAU SMS, MAU BOM. GAK PERLU DIKABARKAN MAU RUHUT, MAU DENY, MAU AMIR. GAK PERLU DIBESAR2KAN SATU KEMAUAN KAMI: TURUNKAN HARGA-HARGA YANG MUALAI MELAMBUNG.
Balas   • Laporkan
mengkol
09/07/2011
pengalihan isu...
Balas   • Laporkan
vyga
09/07/2011
Tidak penting pak............ minta untungnya aja gak mau rugi
Balas   • Laporkan
gantara
09/07/2011
Sudah tidak aneh..!!! ujung2 nya buat pengalihan isu lg...cape deh..ali.
Balas   • Laporkan
yozov
09/07/2011
Marzuki lagi marzuki lagi. kalau partainya hancur takut gak jadi pejabat lagi ya pak.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id