POLITIK

Pembangunan Gedung Baru DPR Molor

Setjen DPR masih menunggu hasil rekomendasi dari Kementerian PU.

ddd
Senin, 18 April 2011, 20:15
Maket gedung baru DPR
Maket gedung baru DPR (Antara/ Andika Wahyu)

VIVAnews - Sekretariat Jenderal DPR menyatakan proses pembangunan gedung kemungkinan akan ditunda untuk sementara waktu. Alasannya, hingga saat ini Kementerian Pekerjaan Umum (PU) masih melakukan evaluasi terhadap keefektifan rancangan gedung baru tersebut.

"Rencana pembangunan gedung yang semula dijadwalkan bulan Juni sudah pasti mundur karena menunggu evaluasi PU saja lama," Ujar Kepala Biro pemeliharaan pembangunan dan instalasi Sekretariat Jendral DPR,  Soemirat, di Jakarta, Senin, 18 April 2011.

Menurut Soemirat, pertimbangan Kementrian PU sangat diperlukan karena hasil rekomendasinya akan memberikan masukan mengenai kecocokan ruangan. 

Salah satu rekomendasi Kementerian PU bisa saja menilai mengenai rencana gedung DPR yang dibuat dengan tipe  menara kembar (Twin Tower) seperti yang diusulkan Ketua DPR Marzuki Alie.

Soemirat mengatakan, jika nanti desain gedung yang telah diserahkan DPR ditolak oleh Kementerian PU, Setjen DPR mengusulkan untuk dibuat sayembara bentuk gedung yang diharapkan lebih  diterima oleh masyarakat.

"Kalau sekarang ini memang strukturnya agak besar, untuk blok portalnya saja sudah mahal. Tapi itu nanti tergantung seperti apa rekomendasi PU-nya. Kalau rekomendasi PU itu otomatis akan diikuti, termasuk kalau harus ada sayembara lagi," jelas Soemirat.

Walaupun, diakui Soemirat, pelaksanaan sayembara pembuatan desain gedung baru DPR harus dimulai dari awal kembali.

Desain gedung baru DPR yang selama ini dikeluarkan DPR, diungkapkan Soemirat, sebetulnya merupkan hasil dari karya seorang anggota DPR, seorang staf ahli, dan seorang sekretaris pribadi lalu seorang anggota, lima staf ahli dan seorang sekretaris.

Seperti diketahui, hasil rapat konsultasi, pimpinan fraksi dan Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) memutuskan bahwa pembangunan gedung baru tetap dilanjutkan. Meski ada dua kajian yang harus dipertimbangkan Kementerian PU mengenai ruangan dan harga.

Ruangan tiap anggota dewan seluas 111,1 meter apakah sesuai standar, di atas standar, atau malah di bawah standar. Kemudian, harga Rp7,2 juta per meter persegi apakah terlalu mahal, terlalu murah, atau sudah sesuai ketentuan. (eh)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
vanboer
16/05/2011
Di sebelah gedung DPR yang baru sebaiknya di bangun gedung penjara baru juga... karena pasti mereka yang terlibat dalam pembangunan gedung DPR baru pasti akan menjadi penghuni penjara baru tersebut !
Balas   • Laporkan
aris ortega
19/04/2011
Apa Tidak sebaiknya hentikan dulu semua yang terkait rencana pembangunan gedung dpr itu. kok sepertinya dpr dan setjen dpr, menanggung beban berat jika rencana tak diteruskan. sulit tidak mengatakan pembangunan itu pemborosan anggaran.
Balas   • Laporkan
restup
19/04/2011
Mau drubah designnya, mau pakai sayembara tetap saja rakyat nggak akan mau menerima, makanya lebih baik dibatalkan saja atau ditunda sampai waktu yang belum ditentukan untuk menghindari terjadinya hal2 yg nggan kita inginkan
Balas   • Laporkan
robiansah4736z
19/04/2011
mudah-mudahan pembangunannya berjalan dgn lancar dan terkendali. gedung baru DPR bakal menjadi aset yang besar dan membanggakan dikemudian hari, amin. insya allah.
Balas   • Laporkan
nursetyo
18/04/2011
lebih baik tidak jadi saja masih bnyak yang penting. Gak jamin kena kalau pake gedung baru para berdasi disana meningkatkan kerjanya..atau malahan ketiduran diruang yang mahal itu.
Balas   • Laporkan
nyodok99
18/04/2011
Biar aja DPR membuat gedung baru, sy yakin mereka yg terlibat dlm pembangunannya sebagian besar adalah calon napi nantinya.
Balas   • Laporkan
ikwan
18/04/2011
smoga amanah
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog