POLITIK

Prabowo: Kekerasan Timbul Akibat Kemiskinan

"Saya memandang konflik ini sebagai dampak dari masalah ekonomi," kata Prabowo Subianto.

ddd
Minggu, 20 Februari 2011, 12:36
Prabowo Subianto ke pasar
Prabowo Subianto ke pasar (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto, menengarai rentetan aksi kekerasan yang terjadi di beberapa daerah akibat rasa frustasi masyarakat, khususnya pemuda, akibat sulitnya mencari lapangan pekerjaan.

Karena tidak memiliki aktivitas produktif, mereka mudah sekali ‘dipanas-panasi’ oleh pihak tertentu yang ingin mengganggu stabilitas keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Ini tugas pemerintah mempercepat kemandirian ekonomi agar lapangan kerja tersedia. Jika tidak, akan muncul keresahan di masyarakat. Pemuda menganggur akan mudah dihasut untuk berbuat kekerasan," kata Prabowo di acara HUT ke-3 Partai Gerindra di Surabaya, Minggu, 20 Februari 2011.

Menurut dia, terjadinya konflik yang disebut-sebut berlatar belakang SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan) murni karena gejolak sosial akibat minimnya akses masyarakat menikmati keuntungan dengan pertumbuhan ekonomi yang digembar-gemborkan pemerintah.

Prabowo menyayangkan Indonesia yang dianugerahi kekayaan luar biasa di dalam perut bumi tidak bisa dikelola dengan baik oleh pemerintah.

"Masyarakat masih miskin. Menurut saya, masalah itu berdampak pada seringnya terjadi bentrokan dan konflik sosial di berbagai daerah," ujarnya. "Saya memandang konflik yang terjadi ini sebagai dampak dari masalah ekonomi."

Pemerintah saat ini, Prabowo melanjutkan, tidak berdaya untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat. Penguasaan ekonomi hanya dinikmati segelintir orang yang ada di puncak kekuasaan. Apalagi, sumber daya alam dan energi banyak yang dikuasai asing.

Dampaknya, masyarakat kelas bawah tidak melihat harapan perbaikan ekonomi.  "Itu menurut saya yang secara psikologis dapat membuat masyarakat cepat marah," katanya. (art)

Laporan: Tudji Martudji | Surabaya



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
binyo1000
20/02/2011
Boikot Gerindra dan Prabowo, jika mundur dari Angket Pajak DPR. Terlalu besar pengorbanan Gerindra yg sudah baik namanya jika mundur dari Angket pajak. Apakah Prabowo juga diancam SBY dan PD juga seperti Mega melalu KPK ? Rusak ini negara..
Balas   • Laporkan
aliu37
20/02/2011
Ah itu mah cuma iklan belaka pak prabowo, masih jauh pemilu mah nanti ja ya kalo mau bikin iklan pas pemilu saja. ok. oya saya setuju tuh dengan pendapat wongjowo dan biang. ok deh saya suka
Balas   • Laporkan
wongjowomaswas
20/02/2011
Kekerasan timbul akibat kemiskinan, kemiskinan timbul akibat keserakahan koruptor, koruptor timbul akibat kepemimpinan yang tidak tegas, ketidaktegasan timbul akibat takut aib terbongkar.......
Balas   • Laporkan
biang
20/02/2011
salah pak, konflik ahmadiyah tetap masalah agama, klo century itu masalah ekonomi, jadi bapak selesaikan aja masalah century nya aja ya!!! karena bapak mungkin kurang tau masalah agama!!!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id