POLITIK

Megawati Beri Kuliah Umum di Kebagusan

Kuliah umum Megawati mengawali kerja sama PDIP dengan Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan.

ddd
Kamis, 20 Januari 2011, 09:10
Megawati Soekarnoputri
Megawati Soekarnoputri (ANTARA/Farras)

VIVAnews - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri akan memberikan kuliah umum terbuka di Kebagusan, Jakarta Selatan. Materi kuliah umum akan disampaikan di hadapan civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Pemerintahan Abdi Negara (STIP-AN).

Informasi yang diterima dari Biro Kehumasan Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, Megawati akan menyampaikan materi kuliah umum terbuka itu sekitar pukul 09.30 WIB di STIP-AN, Jalan Kebagusan III, Jakarta Selatan, Kamis 20 Januari 2011.

Belum diketahui materi utama kuliah umum terbuka Presiden RI ke-5 itu. Menurut anggota DPP PDIP Eva Kusuma Sundari, materi kuliah umum Megawati merupakan bagian kerja sama PDIP dengan STIP-AN.

"Kader-kader PDIP akan didorong untuk sekolah tentang pemerintahan. Hari ini adalah hari dimulainya kerja sama," kata Eva Kusuma Sundari kepada VIVAnews.com.

Eva sendiri tidak bisa hadir dalam pemberian materi kuliah umum itu. Eva akan mengikuti banyak kegiatan di DPR, seperti rapat internal Komisi III bidang Hukum DPR, panitia-panitia kerja, dan Tim Pengawas Century.

Dalam pidato terakhirnya di Hari Ulang Tahun PDIP ke-38, pada 11 Januari 2011, Megawati membombardir kritik kepada pemerintah. Salah satunya, bahwa para penguasa negeri ini sedang dilanda 'bencana mental.'

Bencana mental itu, menurut Megawati, diindikasikan mulai dari kasus Gayus Tambunan, reformasi birokrasi, koalisi Sekretariat Gabungan, hingga 'pamer' data-data makroekonomi yang dinilai tidak berbasis pada kerakyatan.

"Seorang Gayus Tambunan, dengan berbagai variasi dan keleluasaannya, mempertontonkan betapa kekuatan uang mengharu-biru dalam sistem hukum secara keseluruhan," kata Megawati dalam pidato ulang tahun PDIP ke-38 di Kantor Pusat PDIP, Jakarta Selatan saat itu. (art)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
kholidul
20/02/2011
waduh itu pidato berapa bulan ya klo menghafal ,,,,,,??
Balas   • Laporkan
iwaffle
20/01/2011
Kebayang kalau mahasiswa yang dikuliahinya kritis bertanya......... ha...ha.... mboke pasti marah. Inget waktu mboke jadi presiden dulu, ada pertanyaan yang kritis dr wartawan, e si mboke marah dan bersungut-sungut.
Balas   • Laporkan
omdo_wungkul
20/01/2011
paling belajar demokrasi versinya ibu mega
Balas   • Laporkan
Sebeye
20/01/2011
masih mending kaga lulus kuliah .. dari pada punya gelar doktor dari IPB, jadi presiden cuman plonga plongo, peragu, sibuk bikin lagu, cuman bisa jadi tukang impor pangan shg rakyatnya ngeblangsak semua ... ha ha ha ha ... ngeloco aja
Balas   • Laporkan
snipsnap
20/01/2011
ini baru lucu...harusnya mba mega diundang buat jd mahasiswa bukannya disuruh ngajar...la wong kuliah aja ga kelar malah disuruh ngajar....
Balas   • Laporkan
wowox
20/01/2011
auah gelap..............
Balas   • Laporkan
vivacomennter
20/01/2011
Apakah pantas orang yang belum pernah menamatkan kuliah memberikan kuliah kepad apara calon pemimpin bangsa??? Bagaimana jadinya Indonesia nanti????
Balas   • Laporkan
Vivacommenter
20/01/2011
Apakah pantas orang yang tidak pernah menamatkan kuliah memberi kuliah kepada calon pemimpin Bangsa???? Bagaimana nasib Indonesia nanti???
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog