POLITIK

Anas: Demokrasi Bukan untuk Segelintir Orang

Demokrasi yang dicapai layaknya gamelan yang bisa dinikmati orang banyak.

ddd
Kamis, 7 Oktober 2010, 21:12
Anas Urbaningrum
Anas Urbaningrum (VIVAnews/Tri Saputro)

VIVAnews - Ketua Umum DPP Partai Demokrat (PD) Anas Urbaningrum mengatakan tidak layak jika ada kader partai yang hanya mementingkan diri sendiri. Menjadikan tujuan demokrasi hanya sebagai alat politik saja.

"Makmur dan sejahtera bukan dalam pengertian ekonomi saja, tetapi secara utuh. Tidak boleh pencapaian demokrasi hanya dinikmati segelintir aktivis partai, pejabat atau pengusaha yang mendapat dukungan partai politik," kata Anas Urbaningrum.

Hal itu disampaikan Anas saat menjadi pembicara dalam saresehan politik bertajuk 'Visi Demokrasi Untuk Indonesia Sejahtera' memperingati HUT PD ke-9, di Hotel Shangri-La Surabaya, Kamis 7 Oktober 2010.

Menurut Anas, hendaknya demokrasi dipakai sebagai sarana mencapai kesejahteraan dan kemakmuran rakyat yang terdistribusi secara adil dan merata. Anas menambahkan, substansi demokrasi adalah menuju terjaminnya pemerintah stabil dan efektif yang menghasilkan kebijakan pro rakyat dan mewujudkan kemakmuran.

"Jangan sampai ada penilaian adanya demokrasi elitis yang insentifnya hanya dinikmati kalangan tertentu, politisi dan aktivis parpol saja," ungkapnya.

Anas mengibaratkan demokrasi yang dicapai layaknya gamelan yang bisa dinikmati orang banyak. Bukan malah membuat bising dan 'sumpek' pendengarnya.

Dalam sarasehan ini, tampak hadir pula salah satu pendiri Demokrat Subur Budhi Santoso, Bupati Sidoarjo Wien Hendrarso, Ketua DPRD Surabaya Wisnu Wardhana dan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Timur Martono. Hadir juga sebagai pembicara pemberi materi saresehan Dewan Pembina yang juga Gubernu Jawa Timur, Soekarwo.

Dalam sambutan pembukaannya, Ibnu Hadjar menyampaian sarehan adalah puncak acara dari HUT PD ke-9. "Sebelumnya, telah dilaksanakan halal bihalal, penghijauan, bakti sosial yang diisi dengan donor darah dan wayangan," katanya.

Laporan: Tudji Martudji | Surabaya



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
arif darmawan
08/10/2010
Bang Anas, kasihanilah Pak Wapres.... sudah banting tulang nyarikan duit buat kampanye... tapi setelah jd wapres... perannya justru ngg kelihatan....
Balas   • Laporkan
BEYE
08/10/2010
kenyataannya jadi Aleg utk byk anggota parpol emg bwt cari duit doank !! kecuali bagi mereka yg py idealisme tinggi.
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id