POLITIK

Ibukota Pindah, Gedung 'Mewah' DPR Sia-sia

Pembangunan gedung DPR harus diselaraskan dengan wacana pemindahan Ibukota.

ddd
Selasa, 14 September 2010, 02:47
Rancangan gedung baru DPR yang bernilai Rp1,1 triliun
Rancangan gedung baru DPR yang bernilai Rp1,1 triliun (www.dpr.go.id)

VIVAnews – Fraksi PKS masih menunggu jawaban dari surat yang dilayangkan kepada pimpinan DPR terkait pembangunan gedung DPR baru. Jangan sampai pembangunan gedung sia-sia akibat pemindahan Ibukota.

“Kami telah memberikan surat ke pimpinan DPR untuk mengkonfirmasi ke Presiden terkait rencana pemindahan Ibukota,” ujar Ketua Fraksi PKS Mustafa Kamal di DPP PKS, Jakarta, Senin, 13 September 2010.

Menurut Mustafa, pembangunan gedung DPR mempunyai misi jangka panjang sehingga harus diselaraskan dengan wacana pemerintah terkait pemindahan Ibukota. “Gedung DPR dapat menjadi simbol negara, memberikan nuansa pendidikan, dan menjadi law center masyarakat,” ucapnya.

Yang pasti, pembangunan gedung DPR harus mempunyai rencana matang. Tidak seperti rencana selama ini yang terkesan terburu-buru. Anggaran yang selalu berubah-ubah menjadi bukti. “Ada yang bilang Rp1,8 triliun, Rp1,6 triliun dan terakhir Rp1,2 triliun. Angka ratusan miliar kok bisa jadi main-main, ini kan tidak profesional,” katanya.

Fraksi PKS meminta kepada pimpinan DPR menggelar rapat konsultasi antara pimpinan DPR dan seluruh pimpinan fraksi. “Agar kesimpangsiuran masalah pembangunan gedung DPR dapat selesai,” ucapnya.

Berdasar Rapat Pimpinan DPR 6 September lalu, rencana pembangunan gedung baru DPR RI akhirnya diputuskan ditunda. Keputusan itu muncul kecaman berbagai kalangan.

Ketua DPR Marzuki Alie menyatakan, proyek itu akan dikaji kembali. Pelaksanaan tender akan ditunda sampai semua kajian diselesaikan. Tim teknis bersama konsultan juga diminta untuk menjelaskannya kepada publik. (adi)



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
soleh
07/10/2010
pikirin rakyat aje ga usah gedung yg mewah2 masih bnyak yg susah tuh bapak wakil rakyat
Balas   • Laporkan
hanoman
06/10/2010
Anggota dewan sebenarnya tidak perlu gedung besar dan mewah, cukup ruang rapat kecil aja, setidaknya ukuran 50x50 m aja, wong yang rapat juga ga pernah penuh, kecuali rapat untuk nentukan nasib kelompok ato partai.. Tidur, ngbrol, baca koran, pencet2 hp
Balas   • Laporkan
gue rakyat
05/10/2010
makan tuh sumpah,ingat tar di kubur bapak2 yg terhormat
Balas   • Laporkan
Anggota DPR
04/10/2010
bingung mau komentar apa tentang teman2ku didewan dan recana gedung barunya..., semua kejelekan dan kerusakan moral anggota dewan sudah jelas, bubarkan aja baiknya...., DPR (Dewan Perusak Rakyat)
Balas   • Laporkan
hadi al biruni
23/09/2010
anggota DPR kalo rapat, sidang komisi, sidang paripurna sering ngantuk dan absen. tapi kalo bahas rencana kunker ke luar negeri dan masalah tunjangan baru selalu melek dan sadar. sebenarx mereka itu manusia atau manusia 1/2 siluman ??????????????????
Balas   • Laporkan
hantu Bangkit
22/09/2010
Hoamnn... ngantuk. .. 1,2 triliun mendong beliin pesawat tempur ato kapal perang untuk jaga perbatasan deket malaysia. jgn sampai nantinya kejadian penangkapan anggota DKP terulang karena kalah senjata. . . .
Balas   • Laporkan
ADJIE
21/09/2010
gedung bagus, gaji besar, kerja santai, bonus jalan-jalan, bobopun nyaman. bos..bos..
Balas   • Laporkan
tri neliana
21/09/2010
gedung DPR yang baru pluz mewah nanti bakal nutupin gedung-gedung sekolah yang pada mo ambruk n rakyat kecil yang kelaparan jd terkesan kalo negara kita tu negara yang makmur..kaya...
Balas   • Laporkan
alex
20/09/2010
DPR mau ganti nama jadi DPA ( dewan perwakilan alay) wkwkwkwkwkwkw
Balas   • Laporkan
wewew
20/09/2010
kan bisa dirobohkan pake dynamite
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Informasi Pemasangan :
Telepon : 021-9126 2125 / Sales
Email : Sales@viva.co.id