TUTUP
TUTUP
POLITIK

Penyederhanaan Partai, PAN Pahami Demokrat

Jumlah partai politik yang terlalu banyak harus diakui tidak efektif.
Penyederhanaan Partai, PAN Pahami Demokrat
Taufik Kurniawan (Antara/ KAS)

VIVAnews - Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Taufik Kurniawan mengakui bahwa jumlah partai politik yang ada di tanah air saat ini memang terlalu banyak. PAN memahami keinginan Demokrat yang ingin menyederhanakan partai.

Salah satu cara Demokrat menyederhanakan partai yakni dengan memperjuangkan kenaikan parliamentary threshold (ambang batas minimal perolehan suara parpol untuk lolos parlemen) dari 2,5 persen menjadi 5 persen.

Namun PAN mengingatkan, kenaikan parliamentary threshold itu jangan sampai ditujukan untuk meniadakan parpol-parpol kecil.

"Keputusan kenaikan parliamentary threshold hendaknya ditetapkan atas berbagai pertimbangan matang, bukan untuk mengeliminir parpol kecil," kata Taufik Kurniawan kepada VIVAnews, Kamis 12 Agustus 2010.

Taufik mengatakan, jumlah partai politik yang terlalu banyak harus diakui tidak efektif bagi penguatan sistem presidensial. Ia menambahkan, PAN tidak merasa terganggu dengan usulan kenaikan parliamentary threshold itu.

"Namun di sisi lain, kenaikan parliamentary threshold (PT) jangan sampai mengabaikan suara rakyat yang diberikan kepada partai kecil," ujar Taufik.

Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie sempat menyatakan bahwa kenaikan parliamentary threshold juga dapat meningkatkan kinerja parlemen. Karena partai yang lolos parlemen otomatis akan menempatkan lebih banyak anggotanya di DPR, sehingga mereka tidak harus memegang banyak tugas rangkap seperti saat ini.

"Jika parliamentary threshold naik lima persen, paling tidak satu fraksi terdiri dari 28 anggota," kata Marzuki di Gedung DPR RI.

Jumlah 28 orang itu menurut Marzuki cukup ideal untuk menunjang kinerja dewan. Saat ini, fraksi terkecil di parlemen hanya beranggotakan 17 orang.

Dan jumlah itu dinilai tidak optimal untuk menopang kinerja kedewanan, karena mengakibatkan konsentrasi mereka terpecah akibat memegang tugas yang beraneka ragam dalam satu waktu.

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
BACA ARTIKEL MENARIK LAINNYA
Load More...
TUTUP