POLITIK

Saut Sirait Gantikan Andi Nurpati di KPU

Komisi II menyetujui Saut Hamonangan Sirait menggantikan Andi Nurpati di KPU.
Rabu, 21 Juli 2010
Oleh : Arfi Bambani Amri, Mohammad Adam
Saut Hamonangan Sirait

VIVAnews - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat menyepakati Saut Hamonangan Sirait menggantikan Andi Nurpati Baharuddin sebagai komisioner Komisi Pemilihan Umum. Komisi II menilai, Saut masih memenuhi syarat menjadi anggota KPU meski terbukti pernah mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah.

"Setelah dilakukan klarifikasi terhadap keabsahan Saudara Saut Sirait, apakah masih memenuhi syarat sebagai calon pengganti Andi Nurpati, Saudara Saut Sirait disetujui Komisi II untuk diusulkan menjadi pengganti Andi Nurpati," kata Wakil Ketua Komisi II, Teguh Juwarno, secara tertulis ke VIVAnews, Rabu 21 Juli 2010.

Keputusan ini dihasilkan dalam rapat internal Komisi II yang digelar setelah rapat dengar pendapat umum dengan Saut Sirait. Di rapat dengar pendapat umum, Saut Hamonangan Sirait mengakui pernah mengikuti Pemilihan Umum 2009 sebagai calon anggota Dewan Perwakilan Daerah meski gagal terpilih. Meski begitu, Saut menyatakan tetap independen dari partai politik.

Saut menyatakan ikut pemilihan anggota DPD itu karena tidak terikat satu posisi di pemerintahan. Orang yang berstatus menunggu jadi pengganti antarwaktu anggota KPU pun, kata Saut, boleh saja ikut pemilihan anggota DPD itu.

"Saya tidak anggota KPU. Dan karena itu juga, Undang-undang tidak melarang orang lain berkiprah," kata Saut dalam Rapat dengan Komisi II DPR, Rabu 21 Juli 2010.

"Dan karena saya memahami soal independensi, saya menjaga independensi itu. Itu jiwa dari undang-undang itu. Itu pemahaman saya," ujarnya. "Bahwa ketika saya misalnya menduduki jabatan sebagai KPU, saya tak akan beralih ke mana pun," katanya.

Saut Sirait merupakan calon anggota KPU nomor urut 8 yang diatur Undang-undang menjadi pengganti antarwaktu komisioner yang berhenti atau tak bisa menjalankan tugasnya. Namun pengangkatan Saut terkendala karena tercatat pernah menjadi peserta Pemilu, sementara syarat menjadi anggota KPU tidak boleh menjadi peserta Pemilu.

TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found