POLITIK

Pidato, SBY Puji Boediono dan Sri Mulyani

"Bagi yang berjasa menyelamatkan perekonomian negara, kita patut memberi penghargaan."
Kamis, 4 Maret 2010 | 20:47 WIB
Oleh : Elin Yunita Kristanti, Nur Farida Ahniar
Pidato, SBY Puji Boediono dan Sri Mulyani
 (ANTARA/Ismar Patrizki)

VIVAnews - Susilo Bambang Yudhoyono menanggapi putusan final Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) tentang kasus Bank Century.

SBY menjelaskan latar belakang penyelamatan Bank Century, yakni adanya krisis 2008. DPR pun, kata dia, sepakat saat itu ada krisis.

Ditambahkan SBY, saat itu Indonesia beruntung memiliki Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KKSK) yang dipimpin Sri Mulyani dan Boediono.

"Sri Mulyani dan Boediono, dua putra bangsa yang rekam jejaknya tak satupun meninggalkan kesan buruk, terkait kompetensi dan integritas pribadinya," kata SBY di Istana Negara, Kamis 4 Maret 2010.

Keputusan penyelamatan Bank Century, tambah SBY, dia tidak dimintai kebijakan dan arahan. Sebab, KKSK bekerja berdasarkan Perpu, yang memang tak perlu keterlibatan presiden.

"Saya dapat memahami [keputusan itu], tak cukup memahami saya pun  membenarkan dengan keyakinan kuat krisis benar-benar terjadi," kata SBY.

"Saya percaya, siapapun yang berkewajiban pasti akan melakukan hal yang sama. Siapa saja berusaha memadamkan sekecil apapun api yang bisa memicu kebakaran yang bisa melumpuhkan dunia perbankan," jelas Yudhoyono.

Tanpa ragu, SBY menegaskan kebijakan menyelamatkan Bank Century dapat dipertanggungjawabkan.

"Bagi mereka yang berjasa menyelamatkan perekonomian negara, kita patut memberi penghargaan yang tinggi," tambah SBY

KOMENTARI ARTIKEL INI
TERKAIT
TERPOPULER
File Not Found