POLITIK

KPK Telusuri Asal Usul Harta Hibah Ketua BPK

KPK saat ini masih memverifikasi harta milik mantan Dirjen Pajak itu.

ddd
Rabu, 17 Februari 2010, 15:40
Ketua BPK, Hadi Poernomo
Ketua BPK, Hadi Poernomo (bpk.go.id)

VIVAnews - Harta Ketua Badan Pemeriksa Keuangan, Hadi Poernomo, diketahui sebagian besar adalah berasal dari dana hibah. Komisi Pemberantasan Korupsi pun mempertanyakan dasar harta hibah itu.

"Hibah ini dasarnya apa?" kata Wakil Ketua Bidang Pencegahan KPK, M Jasin, di Gedung KPK, Jakarta, Rabu 17 Februari 2010.

Menurut Jasin, KPK saat ini masih memverifikasi harta milik mantan Dirjen Pajak itu. KPK akan melakukan klarifikasi sekiranya tim verifikasi mengidentifikasi ada hal yang perlu diklarifikasi dalam kekayaan Hadi itu. "Masih dalam proses, sedang berjalan," ujarnya.

Berdasarkan data LHKPN Hadi Poernomo tertanggal 14 Juni 2006, terungkap mantan Dirjen Pajak itu memiliki harta dengan total Rp 26.061.814.000 dan US$ 50 ribu. Jumlah ini meningkat sekitar 100 persen dibanding harta Hadi pada 6 Juli 2001. Pada tanggal itu, Hadi memiliki harta Rp 13.855.379.000 dan US$ 50 ribu.

Dari rincian harta yang dimiliki, Hadi diketahui memiliki sejumlah tanah dan bangunan yang berasal dari hibah. Bahkan dalam kurun lima tahun itu, Hadi memperoleh sembilan tanah dan bangunan yang berasal dari hibah.

Tak hanya tanah dan bangunan yang berasal dari hibah. Hadi juga memiliki harta berupa barang seni senilai Rp 1 miliar. Barang seni yang berasal dari hibah itu diperoleh pada 1979. Selain itu, dia juga memperoleh hiba berupa logam mulia pada 1972 senilai Rp 100 juta.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Tarno
21/02/2010
Hahh..!! men-cengankan..!! Hibah ini apa bukan termasuk gratifikasi..Nah gratifikasi ini apa bukan termasuk KORUPSI...?!!. KPK HARUS usut hal ini. Saya itu orang kecil, setiap tahun ngisi SPT, uang 200-300 ribu sy setorkan sbg pajak saya...padahal uan
Balas   • Laporkan
hoky168
20/02/2010
hartanya hrs diusut, hibah dr siapa ? dan yg memberi hibah penghasilannya apa sehingga bisa menghibahkan sekian banyak Harta.......
Balas   • Laporkan
susilo
17/02/2010
Halah, kalo PNS kuaya, 99,99 pasti korupsi. Entah korupsi waktu, entah korupsi uang, entah gratifikasi. Apalagi kalo tidak punya asal usul dari orang kaya. Mana ada orang tua yang memberi anaknya lebih dari yang dia punya? Bo'ong aja kaleeeee
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog