POLITIK

Ihwal Pemakzulan Gus Dur versi Akil Mochtar

Apakah benar Gus Dur dimakzulkan karena kasus Buloggate? Akil Mochtar menjawab.

ddd
Selasa, 5 Januari 2010, 14:44
Gus Dur dan Akbar Tanjung
Gus Dur dan Akbar Tanjung (AP Photo/Charles Dharapak, File)

VIVAnews - Hakim konstitusi, Akil Mochtar, menyatakan Abdurrahman Wahid dimakzulkan bukan karena kasus korupsi seperti banyak berdengung di publik. Akil yang merupakan anggota parlemen pada tahun 2001 itu menjelaskan, Gus Dur dimakzulkan sebagai Presiden karena mengeluarkan dekrit yang dinilai inkonstitusional.

"Gus Dur jatuh bukan karena kasus Buloggate tapi karena dekrit yang membubarkan DPR, MPR dan Partai Golkar," ujar Akil yang ditemui VIVAnews di kantornya, Jakarta, Selasa 5 Januari 2010. "Itu satu tindakan yang inkonstitusional," kata anggota DPR dari Golkar periode 1999-2004 itu.

Menurut mantan Ketua Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar itu, dalam Undang-undang Dasar jelas dinyatakan, Presiden tidak bisa membubarkan DPR dan sebaliknya DPR tidak bisa menjatuhkan Presiden. "Sementara Gus Dur (berusaha) melakukan itu," ujar Akil yang berhenti sebagai anggota DPR periode 2004-2009 demi menjadi hakim konstitusi itu.

Sehingga, kata Akil, Majelis Permusyawaratan Rakyat melalui sidang tahunan mengeluarkan keputusan politik memberhentikan Gus Dur dari jabatan Presiden. Dekrit yang dikeluarkan Gus Dur itu dimintakan fatwa Mahkamah Agung karena saat itu belum ada Mahkamah Konstitusi. "MA menyatakan dekrit itu tidak sah," kata Akil.

Lalu, fatwa MA itu dijadikan dasar MPR memberhentikan Presiden. "Itulah proses politik," ujar Akil.

Sementara Panitia Khusus Angket Buloggate sendiri, kata Akil, baru menyatakan Gus Dur patut diduga menerima aliran dana. "Waktu itu MK tidak ada, maka tindak lanjutnya ke pidana. Hasilnya diserahkan ke penegak hukum. Satu bundel ke polisi, satu bundel lagi ke jaksa. Tapi kemudian selesai, Jaksa Agung tidak menindaklanjuti. Sampai sekarang tidak terbukti (Gus Dur menerima)," ujar Akil.

Lalu, kasus itu belum selesai, Gus Dur mengeluarkan dekrit yang memerintahkan pembubaran DPR, MPR dan Partai Golkar. Dan sampailah kemudian pada cerita MPR menyatakan dekrit itu inkonstitusional. "Jadi, jatuh bukan karena Buloggate, tapi karena Dekrit itu," ujar Akil.



© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
Sahlul Fuad
23/01/2010
Menurut mantan Ketua Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar itu, dalam Undang-undang Dasar jelas dinyatakan, Presiden tidak bisa membubarkan DPR dan sebaliknya DPR tidak bisa menjatuhkan Presiden. "Sementara Gus Dur (berusaha) melakukan itu," ujar Aki
Balas   • Laporkan
Caklul
23/01/2010
Saudara Akil Mukhtar yang terhormat, Pasal 7C UUD 1945 memang berbunyi: "Presiden tidak dapat membekukan dan/atau membubarkan Dewan Perwakilan Rakyat. ***)". Ingat, Saudara.. tanda bintang itu sebanyak 3, yang berarti pelaksanaan perubahannya terjadi pada
Balas   • Laporkan
anggit
08/01/2010
initinya, pemberhentian gus dur pada masa itu adalah inskonstitusional. hal itu menunjukkan kita belum siap dipimpin oleh orang-orang yang tidak punya kepentingan, selain demi kepentingan bangsa. tinggal saat ini kita sbg rakyat, mau dan beranikah berti
Balas   • Laporkan
Ishomuddin Ma'shum
06/01/2010
Kenapa ada dekrit? itu karena ulah dpr yang kebablasan. DPR saat itu merasa kering, kepentingannya tak terpenuhi, sehingga bikin gara2 dan goro2. Itulah sebabnya keluarlah Dekrit. Jadi kalau alasan dijatuhkannya Gus Dur karena hal itu, ya betul kata mas D
Balas   • Laporkan
Ishomuddin Ma'shum
06/01/2010
Kenapa ada dekrit? itu karena ulah dpr yang kebablasan. DPR saat itu merasa kering, kepentingannya tak terpenuhi, sehingga bikin gara2 dan goro2. Itulah sebabnya keluarlah Dekrit. Jadi kalau alasan dijatuhkannya Gus Dur karena hal itu, ya betul kata mas D
Balas   • Laporkan
muhammad shodiqin
05/01/2010
Ah itukan hanya akal-akalan akil yg orang Golkar. Ada semacam gerakan untuk menghadang keinginan publik yang mengharapkan Gus Dur diangkat sebagai pahlawan Nasional dengan jalan menjelek2kan Gus Dur. Ini terbukti bahwa hampir semua partai yang ada dipemer
Balas   • Laporkan
roy
05/01/2010
langkah pak gusdur membubarkan dpr itu karena di dpr itu udah ngk beres...!
Balas   • Laporkan


KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com

Konten ini dikirimkan oleh pembaca anggota VIVAlog