POLITIK

Dari Tembok Kraton ke Senayan

Cerita perempuan biasa yang bertemu putra mahkota Kerajaan Yogyakarta.
Rabu, 26 November 2008 | 11:02 WIB
Oleh : Arfi Bambani Amri
Dari Tembok Kraton ke Senayan
Gusti Kanjeng Ratu Hemas (VIVAnews/ Tri Saputro)

VIVAnews - Tak ada yang tampak istimewa dari rumah bernomor 37 di Jalan Suwiryo, Menteng, Jakarta Pusat, ini jika dibandingkan dengan rumah-rumah di sebelahnya. Kayu mendominasi rumah, mulai dari pagar. Arsitekturnya terlihat dipengaruhi suasana 1980-an, tak banyak ornamen.

Seorang pria bersafari warna gelap terlihat mengelap sedan Mercedes Benz hitam yang diparkir di luar pagar. Dia menoleh. "Silakan masuk," katanya sambil tersenyum. Dia lalu membukakan pintu pagar rumah yang terbuat dari kayu yang kokoh.

Masuk ke dalam, pintu rumah ternyata sudah terbuka. Perabotan rumah juga didominasi kayu berukir. Terlihat foto sebuah keluarga besar sejajar dengan pintu. Seorang ibu separuh baya lalu muncul dari arah belakang rumah. Dialah sang empu rumah: Gusti Kanjeng Ratu Hemas, seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang mewakili Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ratu Hemas menyilakan duduk. Meski mengaku tak berdandan khusus untuk diwawancara, isteri Sri Sultan Hamengku Buwono X ini terlihat anggun. Kemeja bermotif garis-garis dan celana panjang hitam terlihat serasi untuk perempuan berkacamata yang baru saja menginjak usia 56 tahun pada 31 Oktober 2008 lalu. "Silakan, mau wawancara apa saja," kata ibu dari lima anak perempuan itu dengan ramah saat ditemui Arfi Bambani Amri, Nenden Novianti, A Rizalludin (videografer) dan Tri Saputro (fotografer) dari VIVAnews, Senin, 24 November 2008, lalu.

KOMENTARI ARTIKEL INI
    TERKAIT
    TERPOPULER
    File Not Found